IMPLEMENTASI TEKNOLOGI REVERSE OSMOSIS UNTUK PRODUKSI AIR MINUM BERBASIS BUMDES, DI DESA BATANGBATANG DAYA, KABUPATEN SUMENEP
DOI:
https://doi.org/10.62242/jdil.v3i2.62Keywords:
Reverse Osmosis, Air Minum Dalam Kemasan, BUMDes, Pemberdayaan Masyarakat, Pengolahan AirAbstract
Ketersediaan air minum yang aman dan layak konsumsi masih menjadi tantangan pada wilayah pesisir yang memiliki kualitas air baku terbatas. Desa Batangbatang Daya, Kabupaten Sumenep, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi keterbatasan akses air minum akibat karakteristik sumber air dengan kandungan padatan terlarut yang relatif tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi Reverse Osmosis (RO) untuk mendukung produksi air minum berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam aspek produksi, manajemen usaha, dan pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan utama yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan–evaluasi, dan keberlanjutan program. Teknologi yang diterapkan meliputi instalasi sistem Reverse Osmosis, pelatihan operasional alat, pendampingan produksi air minum dalam kemasan (AMDK), serta penguatan pengelolaan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instalasi Reverse Osmosis mampu menghasilkan air siap minum dengan kualitas yang lebih baik dan mendukung diversifikasi produk air minum kemasan. Program juga menghasilkan peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dan Karang Taruna dalam pengelolaan produksi, administrasi usaha, serta pemasaran. Selama tahap implementasi awal, usaha mampu menghasilkan penjualan produk air minum yang menunjukkan potensi keberlanjutan ekonomi masyarakat. Penerapan teknologi Reverse Osmosis berbasis BUMDes terbukti menjadi pendekatan yang dapat meningkatkan akses air minum layak sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Secara ilmiah, program ini menyediakan model penerapan untuk mengintegrasikan teknologi Reverse Osmosis dengan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan usaha desa di wilayah pesisir. Secara praktis, temuan ini menawarkan pendekatan yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain yang ingin meningkatkan layanan air minum sekaligus menciptakan peluang ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui usaha berbasis masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farida Hardaningrum, Rizal Bahaswan, I Putu Artaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








