PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI MELALUI EDUKASI TERSTRUKTUR DI SMKN 1 JABON SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.62242/jdil.v3i1.49Keywords:
Remaja Putri, Kesehatan Produksi, Pengabdian Kepada Masyarakat, Perilaku Seksual BeresikoAbstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial, termasuk meningkatnya ketertarikan terhadap seksualitas. Kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dapat mendorong remaja melakukan perilaku seksual berisiko yang berdampak pada kehamilan tidak diinginkan dan penyakit menular seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar edukasi dan sesi tanya jawab di Aula SMKN 1 Jabon, Sidoarjo, pada 12 Desember 2025, dengan melibatkan 61 siswa putri. Materi disampaikan menggunakan media presentasi dan video edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest yang terdiri dari 10 pertanyaan terkait kesehatan reproduksi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta yang memperoleh nilai tinggi pada posttest dibandingkan pretest. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri serta berperan penting dalam upaya pencegahan perilaku seksual berisiko. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yunita Anindito Purwo Erdi Siwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








