PENGUATAN KAPASITAS PENGURUS LKK MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
DOI:
https://doi.org/10.62242/jdil.v3i2.64Keywords:
Kapasitas Kelembagaan, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, PelatihanAbstract
Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion di Kelurahan Kanigaran menunjukkan bahwa meskipun seluruh unsur LKK telah terbentuk dan menjalankan fungsinya, kapasitas sumber daya manusia pengurus masih perlu diperkuat, terutama pada aspek kepemimpinan, tata kelola organisasi, administrasi kelembagaan, komunikasi publik, pemanfaatan teknologi informasi, dan kolaborasi antarlembaga sehingga pelaksanaan fungsi LKK masih didominasi kegiatan administratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi kondisi awal kapasitas pengurus LKK, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi melalui pelatihan pengembangan sumber daya manusia berbasis kebutuhan, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dan sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan masyarakat yang partisipatif, adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research yang dipadukan dengan pendekatan capacity building melalui identifikasi kebutuhan, penyusunan materi berbasis training needs analysis, pelaksanaan pelatihan secara partisipatif, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh aspek kompetensi berdasarkan hasil pre-test dan post-test, disertai peningkatan keterampilan dalam menyusun program kerja berbasis kebutuhan masyarakat. Selain itu, pelatihan memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga, mendorong komitmen pembentukan forum komunikasi rutin, mulai mengadopsi teknologi informasi dalam administrasi organisasi, serta meningkatkan komitmen pengurus untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis kebutuhan merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kapasitas LKK dan berpotensi menjadi model penguatan kelembagaan masyarakat yang dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bambang Winarto, Rahma Wahyu, Imroati Istibsyaroh Ar Ruhimat, Ruvita Iffahtur Pertiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








