PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BAGI BAYI UNTUK MENCEGAH STUNTING” ANTING BERLIAN (AKSI NYATA TANGANI STUNTING BERKELANJUTAN) DI PUSKESMAS MOJOWARNO KABUPATEN JOMBANG
DOI:
https://doi.org/10.62242/jdil.v3i1.47Keywords:
Stunting, Pemberian Makanan Tambahan, Edukasi GiziAbstract
Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jombang. Upaya pencegahan stunting memerlukan intervensi yang komprehensif, berkelanjutan, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah dan menurunkan risiko stunting pada bayi melalui program ANTING BERLIAN (Aksi Nyata Tangani Stunting Berkelanjutan) berupa pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dan edukasi gizi kepada orang tua atau pengasuh bayi di wilayah kerja Puskesmas Mojowarno, Kabupaten Jombang. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh sekitar 40 ibu dan balita. Intervensi dilakukan selama 30 hari berturut-turut dengan pemberian PMT berupa makanan lokal bergizi, seperti bubur kacang hijau, telur, sayur, dan buah, serta disertai edukasi gizi secara berkala. Pemantauan status gizi dilakukan melalui pengukuran berat badan dan panjang atau tinggi badan bayi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai pemberian makanan bergizi dan perbaikan status gizi bayi setelah intervensi. Program ANTING BERLIAN terbukti efektif sebagai intervensi awal pencegahan stunting melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang di Kabupaten Jombang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 RIRIN PROBOWATI, Heri Wibowo, Mamik Ratnawati, Monika Sawitri Prohatini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








