PENDAMPINGAN PENCATATAN BIAYA PRODUKSI DAN PENJUALAN PADA USAHA MIKRO MINUMAN BERAS KENCUR
DOI:
https://doi.org/10.62242/jdil.v3i2.63Keywords:
beras kencur, biaya produksi, penjualan, laba rugiAbstract
UMKM minuman beras kencur memiliki potensi besar untuk mengembangkan usahanya. Namun usaha ini belum memiliki sumberdaya manusia yang memadai dalam pengetahuan akuntansi khususnya pengetahuan biaya produksi dan laporan penjualan dalam mengelola usaha. Dampak tidak melakukan pembukuan, akan dapat terjadi pencampuran antara keuangan usaha dengan uang pribadi, sehingga tidak dapat diketahui berapa besar laba usaha, bahkan tidak diketahui apabila terjadi kerugian. Atas permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan manajemen keuangan dalam mengelola pencatatan biaya produksi dan penjualan pada usaha minuman beras kencur di Desa Ngabab Pujon. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah survey dan identifikasi masalah terkait kendala pemilik usaha dalam menjalankan usaha, penyampaian materi secara langsung, pelatihan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah mitra telah memahami materi mengenai cara pencatatan biaya produksi, mitra berhasil mengidentifikasi biaya produksi dan menetapkan biaya setiap kali produksi dengan ketetapan biaya produksi sebesar Rp 650.480 untuk menghasilkan 24 dos (per dos berisi 32 cup) dan 80 kemasan botol dan mitra berhasil membuat laporan penjualan sederhana, sehingga dapat menentukan besarnya laba sebesar Rp 3.090.640.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masiyah Kholmi, Diding Suhardi, Ahmad Waluya Jati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








